8 Jenis Makanan Yang Baik Untuk Kesehatan Ginjal

 

Ginjal berfungsi untuk menyaring kotoran dari dalam darah dan mengirimnya ke kandung kemih menjadi urine (air kencing). Selain itu ginjal juga mengatur tekanan darah, mengatur penyerapan air, mengendalikan keasaman dalam tubuh, dan menyeimbangkan kadar elektrolit (kalium, fosfor, dan kalsium).

Karena fungsinya yang vital tersebut, mengonsumsi makanan yang baik untuk ginjal tentu dapat memperingan dan memudahkan pekerjaan ginjal. Apalagi bagi orang yang memang memiliki gangguan fungsi ginjal karena kondisi tertentu.

Jangan salah, makanan yang baik untuk ginjal itu tidak perlu yang mahal-mahal, kok. Makanan rumahan yang bisa ditemukan dengan mudah di pasar pun bisa membantu Anda menjaga kesehatan ginjal. Simak daftar lengkapnya berikut ini, yuk.

Apa saja jenis makanan yang baik untuk kesehatan ginjal?

  1. Ikan

Tubuh manusia tidak bisa memproduksi sendiri asam lemak omega 3 yang berasal dari ikan. Sehingga tubuh tetap membutuhkan asupan omega 3 dari mengkonsumsi ikan. Ikan yang banyak mengandung omega 3 adalah sarden, makarel tuna dan salmon.

Sangat banyak manfaat yang bisa anda dapatkan dengan mengkonsumsi ikan ataupun makanan yang mengandung omega 3 seperti fungsi untuk membangun berbagai membran sel di otak dan untuk kontrol pembekuan darah.

2. Daun Kubis

Kubis ini adalah makanan superfood yang akan memiliki vitamin C dan A tinggi, menjadi sumber dari mineral dan juga kalsium. Kubis ini mengandung flavonoid dan karotenoid, yang mampu mencegah kanker dan bagus untuk kesehatan mata anda.

Daun Kubis juga merupakan sumber dari vitamin K. Kubis juga di anggap sebagai sayuran sehat yang bisa memperbaiki dan menjaga kesehatan dari ginjal anda.

  3. Buah ceri

Buah-buahan kecil yang sering menjadi penghias kue ternyata baik untuk ginjal. Buah ini memiliki kandungan seperti vitamin C, vitamin K, folat, vitamin B6, magnesium, dan sitrat. Semakin asam ceri, menandakan bahwa kadar sitrat pada buah tersebut juga tinggi.

Sitrat mengurangi asam urat dalam aliran darah, sehingga mempermudah fungsi ginjal untuk mengendalikan keasaman dalam tubuh. Selain baik untuk ginjal, buah ceri juga mengurangi terjadinya risiko penyakit asam urat. Selain sitrat, ceri juga mengandung kalium rendah.

   4. Kayu Manis

Kayu manis dikenal dengan manfaatnya untuk mengatur kadar glukosa. Hal ini tentu dapat membantu tubuh mengelola glukosa dengan lebih baik dan memberi perlindungan tubuh dari gangguan gula darah. Terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat dapat memperberat kerja ginjal. Oleh karena itu, kelebihan glukosa yang dihasilkan dari penyakit diabetes dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal.

Dilansir dari Global Healing Center, sebuah studi menegaskan bahwa kayu manis dapat digunakan sebagai suplemen tanpa memperhatikan peningkatan risiko oksalat yang dapat menyebabkan penyakit batu ginjal.

    5. Kumis Kucing

Kumis kucing, dikenal juga sebagai java tea, berasal dari tanaman Orthosiphon stamineus. Tanaman ini biasa ditemukan pada ramuan gangguan ginjal sejak lama. Mengonsumsi ekstrak kumis kucing ini dapat mendukung fungsi ginjal, yaitu menyeimbangkan gula dalam darah, menjaga tekanan darah, dan memberikan antioksidan bagi tubuh. Selain mendukung fungsi ginjal, kumis kucing juga membantu fungsi hati dan saluran pencernaan.

Namun, bila Anda ingin mengonsumsi suplemen kumis kucing dalam bentuk apapun, Anda wajib berkonsultasi dulu dengan dokter Anda. Pasalnya, bisa saja dalam suplemen herbal tersebut ada kandungan tertentu yang justru membahayakan ginjal.

  6. Bawang Putih

Bawang putih mengandung quercetin yang membantu mencegah kerusakan terhadap ginjal bagi perokok. Sedangkan untuk non-perokok quercetin dan lemak membantu fungsi ginjal dalam menyaring darah dari kotoran. Bawang ini dapat digunakan sebagai rempah-rempah untuk menambahkan rasa sehingga mengurangi penggunaan garam.

Pasalnya, penggunaan garam yang berlebih dalam makanan akan memperberat kerja ginjal. Pada pasien disfungsi ginjal, garam tidak akan dicerna dan dibuang dengan baik sehingga berisiko menyebabkan pembengkakan dan retensi cairan.

    7. Sayuran Rendah Kalium

Pasien penyakit ginjal biasanya dianjurkan untuk membatasi asupan mineral kalium. Padahal, mineral ini banyak ditemukan dalam sayuran hijau. Lalu apakah artinya Anda harus mengurangi makan sayur? Tentu tidak. Anda bisa memilih berbagai sayuran yang rendah kalium. Di antaranya yaitu kembang kol, kubis, lobak, timun, dan terong.

8. Apel

Apel tinggi antioksidan dan relatif rendah kalium. Apel juga tinggi serat dan memiliki senyawa antiradang, yang bisa membantu memperbaiki fungsi ginjal. Jadi apel adalah makanan yang baik untuk ginjal karena rendah kalium sehingga ginjal tidak bekerja berat untuk memproses kalium saat kita mengonsumsinya.

Itulah 8 Makanan yang baik untuk kesehatan ginjal, mencegah lebih bagus daripada mengobati. Mulailah mengkonsumsi berbagai makanan sehat tersebut agar ginjal anda terjaga kesehatannya.


PERTAMA DI INDONESIA…

OBAT HERBAL UNTUK  MENGHANCURKAN BATU GINJAL

RESMI TERDAFTAR DI BPOM  DAN JUGA DEPKES


obat batu ginjal tradisional, obat batu ginjal di apotik, obat batu ginjal terbaik, pengobatan batu ginjal tanpa operasi, obat batu ginjal yang sudah besar, penyebab batu ginjal, obat penghancur batu ginjal, pengobatan batu ginjal dengan laser, stonof, obat herbal stonof, stonof herbal, obat herbal batu ginjal


KHASIAT UTAMA STONOF:

  • Menghancurkan dan meluruhkan batu ginjal
  • Mengatasi radang saluran kemih
  • Menghilangkan rasa sakit sebagai akibat dari penyakit batu ginjal
  • Menghambat pembentukan dan pengendapan batu didalam ginjal
  • Membersihkan tumpukan zat racun di ginjal
  • Memperbaiki sistem ginjal dan fungsi ginjal
  • Meningkatkan daya tahan tubuh.

cara mengobati batu ginjal, obat batu ginjal tradisional, Makanan yang baik untuk kesehatan ginjal,  obat batu ginjal di apotik,  obat batu ginjal terbaik,  pengobatan batu ginjal tanpa operasi,  obat batu ginjal yang sudah besar,  penyebab batu ginjal,  obat penghancur batu ginjal,  pengobatan batu ginjal dengan laser,  stonof, obat herbal stonof, stonof herbal, obat herbal batu ginjal

KOMPOSISI OBAT HERBAL STONOF:

  • Morinda citrifolia fructus ekstrak (mengkudu)
  • Cantella asiatica herba ekstrak (pegagan)
  • Orthosiphonis spicatus folium ekstrak (kumis kucing)
  • Andrographis paniculata herba ekstrak (sambiloto)

DETAIL PRODUK:

Nama Produk STONOF
Isi 50 kapsul @ 500 mg
Legalitas BPOM POM TR 173 303 491
Sertifikasi Halal MUI 01173000160905
Diproduksi oleh PT. Liza Herbal International – Bogor
Didistribusikan oleh CV. Karya Abadi – Jepara
Nomor Regristrasi SIUP 510/24/PK/VIII/2015

Cara Pesan Obat Herbal STONOF :

Obat hipertensi herbal , obat herbal , obat herbal alami , obat herbal hipertensi , obat darah tinggi, herbal darah tinggi, herbal bpom, obat herbal darah tinggi bpom, obat herbal tekanan darah tinggi, obat herbal penurun tekanan darah, jamu darah tinggi, ramuan herbal, herbal hipertensi, cardo R, cardo R herbal, obat herbal untuk darah tinggi